Halaman

    Social Items



Arsyila id *** Perawatan kulit wajah adalah salah satu langkah penting untuk mendapatkan kulit wajah yang halus dan kencang. Hanya saja, kemungkinan kulit kehilangan cairan karena kondisi tertentu, membuatnya terlihat kering. Untuk menghindari masalah kulit kering, Anda perlu perawatan wajah yang tepat.

Perawatan kulit wajah harus dilakukan untuk mengurangi risiko mengalami kulit kering. Sebab, seiring bertambahnya usia, risiko mengalami kulit kering akan semakin besar. Tanda bahwa kulit mengalami kekeringan mungkin permukaan kulit wajah yang terasa kasar, mengelupas, retak dan gatal.

Menjaga kelembaban kulit wajah

Beberapa kebiasaan berikut dapat dilakukan sebagai perawatan kulit wajah untuk memperbaiki kondisi kulit kering:

Cuci muka Anda dengan air mengalir
Hindari menggunakan air panas karena dapat memperburuk kondisi kulit kering. Saat mandi, Anda harus membatasi waktu mandi hanya sekitar 5-10 menit.

Pilih pembersih wajah dengan hati-hati
Gunakan produk yang lembut dan tanpa tambahan wewangian, tujuannya adalah untuk melindungi kulit Anda dari iritasi kulit yang dapat menyebabkan kulit kering.

Gunakan pelembab segera setelah mencuci wajah Anda
Lebih baik memilih pelembab dalam bentuk krim atau salep untuk wajah kering, dibandingkan dengan lotion.

Pilih pelembab yang mengandung minyak alami.
Misalnya pelembab dengan minyak zaitun atau minyak jojoba. Selain itu, bahan lain yang juga dapat membantu kulit kering adalah asam laktat, asam hialuronat, gliserin, lanolin, minyak mineral, dan petrolatum.

Gunakan pelembab dengan tekstur tebal dan berminyak.
Sebelum membeli, coba aplikasikan pada telapak tangan Anda, lalu putar tangan Anda. Jika pelembab yang menetes berarti tidak cukup tebal untuk kulit kering.

Hati-hati dengan produk yang bisa mengeringkan kulit.
Beberapa produk yang tidak boleh digunakan untuk orang dengan kulit kering, misalnya, produk yang mengandung alkohol, wewangian, retinoid dan asam alfa-hidroksi (AHA).

Hindari penyebab kulit wajah kering

Kondisi kulit kering terjadi ketika lapisan kulit terluar mengalami kekurangan cairan, yang dapat disebabkan oleh beberapa hal. Anda harus menghindari beberapa penyebab kulit wajah kering. Diantaranya adalah:

Penggunaan pelembab wajah yang salah.
Salah satu kesalahan paling umum adalah menggunakan pelembab saat kulit kering. Meskipun produk ini memiliki manfaat maksimal, yaitu ketika digunakan ketika kulit basah atau tidak lama setelah mandi.

Mandilah dalam air panas untuk waktu yang lama.
Ini bisa menghilangkan minyak alami yang melindungi kulit. Lebih baik memilih air hangat dan mengeringkan kulit dengan mengetuk handuk dengan lembut, jangan menggosok berlebihan.

Sabun terlalu banyak
Seperti halnya air panas, sabun juga bisa menghilangkan minyak alami dari kulit. Apalagi jika digunakan terlalu banyak. Hindari menggunakan sabun yang mengandung aroma tambahan.

Udara kering
Ini adalah salah satu penyebab utama yang bisa menghilangkan kelembaban dari kulit. Selain itu, AC juga dapat memiliki efek yang sama pada kulit. Karena itu, jangan lupa menggunakan pelembab kulit.

Paparan sinar matahari
Manfaat sinar matahari sangat baik untuk tubuh, terutama sinar matahari pagi. Akan tetapi,  salah satu penyebab kulit kering  adalah sinar matahari. Minimalkan efek menggunakan tabir surya atau topi lebar yang melindungi wajah.

Penggunaan narkoba
Beberapa jenis obat memiliki efek mengeringkan kulit, seperti obat tekanan darah tinggi, obat penurun kolesterol, obat hipoalergenik, dan obat jerawat.

Kondisi kesehatan tertentu
Kulit kering dapat menjadi pertanda bahwa tubuh sedang mengalami perubahan atau mengalami penyakit tertentu. Misalnya, perubahan hormon pada wanita paruh baya sebelum menopause. Selain itu, beberapa kondisi seperti diabetes, kelainan tiroid dan kekurangan gizi juga dapat menyebabkan kulit kering.

Kapan Harus Melakukan Pemeriksaan?

Jika perawatan kulit untuk wajah kering telah dilakukan, hasilnya biasanya akan muncul setelah beberapa saat. Namun, jika kulit menjadi kering dan menyebabkan masalah seperti gatal atau jika kulit berubah merah, Anda harus segera berkonsultasi dengan dokter kulit.

Waspadai risiko kulit kering sebagai tanda masalah kesehatan tubuh. Dokter akan melakukan pemeriksaan dan memberikan krim atau salep yang dapat membantu mengatasi masalah kulit dan mengobati penyebab utamanya, jika ada.

Selain mengganggu penampilan, kulit wajah yang kering dapat mengganggu dan menyebabkan ketidaknyamanan. Karena itu, penting untuk merawat kulit wajah yang kering dengan hati-hati. Pastikan Anda minum banyak air dan makan banyak buah-buahan dan sayuran, serta menghindari kebiasaan merokok yang dapat mempengaruhi kulit Anda. Terapkan gaya hidup sehat untuk membantu menjaga kesehatan kulit.

Source: www.alodokter.com

Tips mengatasi dan merawat kulit wajah yang kering



Arsyila id *** Perawatan kulit wajah adalah salah satu langkah penting untuk mendapatkan kulit wajah yang halus dan kencang. Hanya saja, kemungkinan kulit kehilangan cairan karena kondisi tertentu, membuatnya terlihat kering. Untuk menghindari masalah kulit kering, Anda perlu perawatan wajah yang tepat.

Perawatan kulit wajah harus dilakukan untuk mengurangi risiko mengalami kulit kering. Sebab, seiring bertambahnya usia, risiko mengalami kulit kering akan semakin besar. Tanda bahwa kulit mengalami kekeringan mungkin permukaan kulit wajah yang terasa kasar, mengelupas, retak dan gatal.

Menjaga kelembaban kulit wajah

Beberapa kebiasaan berikut dapat dilakukan sebagai perawatan kulit wajah untuk memperbaiki kondisi kulit kering:

Cuci muka Anda dengan air mengalir
Hindari menggunakan air panas karena dapat memperburuk kondisi kulit kering. Saat mandi, Anda harus membatasi waktu mandi hanya sekitar 5-10 menit.

Pilih pembersih wajah dengan hati-hati
Gunakan produk yang lembut dan tanpa tambahan wewangian, tujuannya adalah untuk melindungi kulit Anda dari iritasi kulit yang dapat menyebabkan kulit kering.

Gunakan pelembab segera setelah mencuci wajah Anda
Lebih baik memilih pelembab dalam bentuk krim atau salep untuk wajah kering, dibandingkan dengan lotion.

Pilih pelembab yang mengandung minyak alami.
Misalnya pelembab dengan minyak zaitun atau minyak jojoba. Selain itu, bahan lain yang juga dapat membantu kulit kering adalah asam laktat, asam hialuronat, gliserin, lanolin, minyak mineral, dan petrolatum.

Gunakan pelembab dengan tekstur tebal dan berminyak.
Sebelum membeli, coba aplikasikan pada telapak tangan Anda, lalu putar tangan Anda. Jika pelembab yang menetes berarti tidak cukup tebal untuk kulit kering.

Hati-hati dengan produk yang bisa mengeringkan kulit.
Beberapa produk yang tidak boleh digunakan untuk orang dengan kulit kering, misalnya, produk yang mengandung alkohol, wewangian, retinoid dan asam alfa-hidroksi (AHA).

Hindari penyebab kulit wajah kering

Kondisi kulit kering terjadi ketika lapisan kulit terluar mengalami kekurangan cairan, yang dapat disebabkan oleh beberapa hal. Anda harus menghindari beberapa penyebab kulit wajah kering. Diantaranya adalah:

Penggunaan pelembab wajah yang salah.
Salah satu kesalahan paling umum adalah menggunakan pelembab saat kulit kering. Meskipun produk ini memiliki manfaat maksimal, yaitu ketika digunakan ketika kulit basah atau tidak lama setelah mandi.

Mandilah dalam air panas untuk waktu yang lama.
Ini bisa menghilangkan minyak alami yang melindungi kulit. Lebih baik memilih air hangat dan mengeringkan kulit dengan mengetuk handuk dengan lembut, jangan menggosok berlebihan.

Sabun terlalu banyak
Seperti halnya air panas, sabun juga bisa menghilangkan minyak alami dari kulit. Apalagi jika digunakan terlalu banyak. Hindari menggunakan sabun yang mengandung aroma tambahan.

Udara kering
Ini adalah salah satu penyebab utama yang bisa menghilangkan kelembaban dari kulit. Selain itu, AC juga dapat memiliki efek yang sama pada kulit. Karena itu, jangan lupa menggunakan pelembab kulit.

Paparan sinar matahari
Manfaat sinar matahari sangat baik untuk tubuh, terutama sinar matahari pagi. Akan tetapi,  salah satu penyebab kulit kering  adalah sinar matahari. Minimalkan efek menggunakan tabir surya atau topi lebar yang melindungi wajah.

Penggunaan narkoba
Beberapa jenis obat memiliki efek mengeringkan kulit, seperti obat tekanan darah tinggi, obat penurun kolesterol, obat hipoalergenik, dan obat jerawat.

Kondisi kesehatan tertentu
Kulit kering dapat menjadi pertanda bahwa tubuh sedang mengalami perubahan atau mengalami penyakit tertentu. Misalnya, perubahan hormon pada wanita paruh baya sebelum menopause. Selain itu, beberapa kondisi seperti diabetes, kelainan tiroid dan kekurangan gizi juga dapat menyebabkan kulit kering.

Kapan Harus Melakukan Pemeriksaan?

Jika perawatan kulit untuk wajah kering telah dilakukan, hasilnya biasanya akan muncul setelah beberapa saat. Namun, jika kulit menjadi kering dan menyebabkan masalah seperti gatal atau jika kulit berubah merah, Anda harus segera berkonsultasi dengan dokter kulit.

Waspadai risiko kulit kering sebagai tanda masalah kesehatan tubuh. Dokter akan melakukan pemeriksaan dan memberikan krim atau salep yang dapat membantu mengatasi masalah kulit dan mengobati penyebab utamanya, jika ada.

Selain mengganggu penampilan, kulit wajah yang kering dapat mengganggu dan menyebabkan ketidaknyamanan. Karena itu, penting untuk merawat kulit wajah yang kering dengan hati-hati. Pastikan Anda minum banyak air dan makan banyak buah-buahan dan sayuran, serta menghindari kebiasaan merokok yang dapat mempengaruhi kulit Anda. Terapkan gaya hidup sehat untuk membantu menjaga kesehatan kulit.

Source: www.alodokter.com

Subscribe Our Newsletter