Halaman

    Social Items



Arsyila id *** Setelah 2017 berada di peringkat ke-17, Gojek kini kembali masuk dalam daftar perusahaan yang dianggap mengubah dunia dari majalah Fortune alias Fortune's Change the World pada tahun 2019. Dalam daftar itu, Gojek menempati urutan ke 11 dari 52 organisasi internasional.

Peringkat ini berhasil dicapai melalui inovasi GoPay, yang dianggap telah mengubah percepatan inklusi keuangan dan ekonomi digital di Indonesia. Prestasi ini menjadikan Gojek satu-satunya perusahaan di Asia Tenggara yang menembus "Change the World" Fortune dua kali.

"Kami bangga sekali lagi menerima penghargaan untuk realisasi visi dan misi Gojek untuk memecahkan masalah sehari-hari dan memberdayakan banyak orang dengan menggunakan teknologi," kata Nadiem Makarim, CEO dan Pendiri Gojek, dalam siaran pers.

Sementara itu, CEO GoPay Aldi Haryopratomo mengatakan GoPay memang berkembang pesat sejak pertama kali diluncurkan pada 2016.

"GoPay telah berkembang pesat, yang hanya merupakan cara yang mudah dan aman bagi mitra pengemudi untuk menerima pembayaran, sampai sekarang menjadi jembatan bagi mitra pengemudi dan mitra bisnis untuk mengakses pinjaman perumahan bersubsidi, tabungan pendidikan, asuransi kesehatan, dan bahkan tabungan umroh," kata Aldi.

Aldi mengklaim bahwa Gopay sekarang merupakan alat pembayaran digital terbesar di Indonesia dan 90 persen dari mitra bisnisnya adalah pedagang kecil.

Empat kriteria

Keberuntungan dalam membuat daftar untuk penghargaan ini didasarkan pada empat kriteria, yaitu dampak sosial yang terukur, hasil bisnis, tingkat inovasi, dan integrasi perusahaan. Penilaian ini diputuskan oleh Fortune bersama dengan Shared Value Initiative, sebuah platform solusi bisnis berdasarkan tantangan di masyarakat, dan FSG, sebuah perusahaan konsultan nirlaba yang berfokus pada dampak sosial.

Penghargaan ini menyoroti peran GoPay, sebagai platform pembayaran digital Gojek yang telah berhasil menggerakkan ekonomi digital di Indonesia. Kehadiran GoPay dianggap memperluas akses keuangan bagi jutaan orang Indonesia dengan 64 persen populasi tidak memiliki rekening bank.

Berdasarkan laporan Fortune, total transaksi yang dilakukan melalui Gopay telah mencapai lebih dari US $ 6 juta. Selain itu, GoPay juga menyediakan fasilitas bantuan dan pinjaman untuk sekitar 130.000 pengusaha mikro.

Gojek sendiri saat ini terus memperluas jangkauan bisnisnya. Untuk ekspansi di Asia Tenggara, Gojek telah hadir di tiga negara, yaitu Vietnam dengan nama Go-Viet, Thailand dengan nama GET, dan Singapura terus menggunakan nama Gojek.

Gojek Menempati Urutan ke 11 dalam “Fortune's Change the World”



Arsyila id *** Setelah 2017 berada di peringkat ke-17, Gojek kini kembali masuk dalam daftar perusahaan yang dianggap mengubah dunia dari majalah Fortune alias Fortune's Change the World pada tahun 2019. Dalam daftar itu, Gojek menempati urutan ke 11 dari 52 organisasi internasional.

Peringkat ini berhasil dicapai melalui inovasi GoPay, yang dianggap telah mengubah percepatan inklusi keuangan dan ekonomi digital di Indonesia. Prestasi ini menjadikan Gojek satu-satunya perusahaan di Asia Tenggara yang menembus "Change the World" Fortune dua kali.

"Kami bangga sekali lagi menerima penghargaan untuk realisasi visi dan misi Gojek untuk memecahkan masalah sehari-hari dan memberdayakan banyak orang dengan menggunakan teknologi," kata Nadiem Makarim, CEO dan Pendiri Gojek, dalam siaran pers.

Sementara itu, CEO GoPay Aldi Haryopratomo mengatakan GoPay memang berkembang pesat sejak pertama kali diluncurkan pada 2016.

"GoPay telah berkembang pesat, yang hanya merupakan cara yang mudah dan aman bagi mitra pengemudi untuk menerima pembayaran, sampai sekarang menjadi jembatan bagi mitra pengemudi dan mitra bisnis untuk mengakses pinjaman perumahan bersubsidi, tabungan pendidikan, asuransi kesehatan, dan bahkan tabungan umroh," kata Aldi.

Aldi mengklaim bahwa Gopay sekarang merupakan alat pembayaran digital terbesar di Indonesia dan 90 persen dari mitra bisnisnya adalah pedagang kecil.

Empat kriteria

Keberuntungan dalam membuat daftar untuk penghargaan ini didasarkan pada empat kriteria, yaitu dampak sosial yang terukur, hasil bisnis, tingkat inovasi, dan integrasi perusahaan. Penilaian ini diputuskan oleh Fortune bersama dengan Shared Value Initiative, sebuah platform solusi bisnis berdasarkan tantangan di masyarakat, dan FSG, sebuah perusahaan konsultan nirlaba yang berfokus pada dampak sosial.

Penghargaan ini menyoroti peran GoPay, sebagai platform pembayaran digital Gojek yang telah berhasil menggerakkan ekonomi digital di Indonesia. Kehadiran GoPay dianggap memperluas akses keuangan bagi jutaan orang Indonesia dengan 64 persen populasi tidak memiliki rekening bank.

Berdasarkan laporan Fortune, total transaksi yang dilakukan melalui Gopay telah mencapai lebih dari US $ 6 juta. Selain itu, GoPay juga menyediakan fasilitas bantuan dan pinjaman untuk sekitar 130.000 pengusaha mikro.

Gojek sendiri saat ini terus memperluas jangkauan bisnisnya. Untuk ekspansi di Asia Tenggara, Gojek telah hadir di tiga negara, yaitu Vietnam dengan nama Go-Viet, Thailand dengan nama GET, dan Singapura terus menggunakan nama Gojek.

Subscribe Our Newsletter