Langsung ke konten utama

5 Tips Sukses Berbisnis Ala Gibran dan Kaesang Pangarep


5 Tips Sukses Berbisnis Ala Gibran dan Kaesang Pangarep- Sebelum menjadi seorang pemimpin negara, Jokowi pernah merintis sebuah usaha mebel. Usaha ini menuai kesuksesan yang dibuktikan dengan terjualnya produk mebel hingga ke mancanegara.

Seperti peribahasa “Buah jatuh tidak pernah jauh dari pohonnya”. Kelihaian Jokowi dalam menjalankan usaha ternyata menular ke anak-anaknya.

Hampir semua putra Presiden Joko Widodo sukses menjalankan bisnis. Salah satunya adalah Kaesang Pangarep. Simak 5 tips berikut agar Rekan Bijak bisa mengikuti jejak suksesnya bisnis Kaesang!

Putra bungsu Presiden RI, Kaesang Pangarep, adalah salah satu pengusaha muda yang sukses menjalankan bisnis. Di usianya yang masih 23 tahun, Kaesang sudah memiliki beberapa macam bisnis, mulai dari bisnis pakaian, bisnis aplikasi, hingga bisnis kuliner.

Belum lama ini, tepatnya pada awal Desember 2017, Kaesang Pangarep resmi meluncurkan bisnis terbarunya di bidang kuliner yang dinamakan Sang Pisang. Memasuki tiga bulan sejak diresmikan, Sang Pisang telah dibuka di lima gerai di wilayah Jakarta. Gerai kelima dibuka tepat bersebelahan dengan gerai markobar milik sang kakak, Gibran Rakabuming, di Cikini Jakarta Pusat.

Fun Opening Markobar dan Sang Pisang (Deki Prayoga/bintang.com)

Dikutip dari Cermati.com, saat ini, ada lima usaha yang digeluti anak Jokowi. Usaha apa saja itu?

1. Martabak Markobar

Status Jokowi sebagai Presiden NKRI tidak membuat putra sulungnya bermegah diri. Hal ini dibuktikan dengan keinginan Gibran Rakabuming untuk meluncurkan warung martabak yang diberi nama Markobar. Agar bisnis martabak semakin sukses, Gibran bekerja sama dengan seorang pengusaha martabak bernama Arif Setyobudi.

Warung Markobar sudah berdiri sejak tahun 2014 silam dengan berbagai menu yang menggugah selera. Menu yang disajikan Markobar tentu berbeda dengan menu martabak lain. Sebab Markobar menyediakan 8 variasi rasa.

Sampai saat ini, Markobar telah sukses mendirikan 26 cabang di 15 kota besar yang ada di Indonesia. Gibran berharap martabak Markobar tetap jaya hingga beberapa tahun ke depan. 

2. Pakaian “Sang Javas”

Putra bungsu Presiden Jokowi, Kaesang Pangarep meluncurkan produk kaos Sang Javas yang bertema Kecebong di Car Free Day Solo, Minggu (27/8). (Liputan6.com/Fajar Abrori)
Putra bungsu Presiden Jokowi tampaknya tidak mau kalah dengan kakak sulungnya. Pada saat Markobar memperkenalkan varian rasa baru di Solo, Kaesang (putra bungsu Jokowi) juga memperkenalkan clothing terbaru miliknya yang diberi nama Sang Javas.

Usaha clothing dari putra bungsu Pak Jokowi ternyata laku keras di pasaran. Sampai saat ini, sudah ada 2.000 buah kaos yang berhasil dijual.

Pemilik Sang Javas, Kaesang, mengungkapkan kalau dirinya akan lebih serius menekuni bisnis ini dengan meluncurkan varian kaos dengan motif berbeda dalam beberapa waktu ke depan.

3. Pasta Buntel

Berbeda dengan Markobar yang namanya sudah terkenal hampir seantero Indonesia, nama Pasta Buntel tampaknya belum diketahui banyak orang. Wajar saja, kuliner yang satu ini masih dibuka di Solo saja dan belum memiliki cabang di kota-kota lain.

Pasta Buntel dikelola langsung oleh putra sulung Jokowi bersama tiga orang temannya yang bernama Agnar Juan, Sri Palgunadi, dan Jeffry Lintang. Warung pasta ini menawarkan menu makanan yang berbeda-beda. Harganya juga cukup terjangkau, berkisar Rp 17.000–Rp 20.000. Cita rasa makanannya pun sangat khas dengan masakan Jawa.

Semua makanan yang disajikan di Pasta Buntel dibungkus dengan daun pisang. Lalu, dibakar dengan bara api yang kecil. Kalau tinggal atau liburan ke Solo, jangan lupa mampir ke kafe Pasta Buntel, ya.

4. Pisang Nugget

Setelah membahas Gibran dengan bisnis baru yang diberi nama Pasta Buntel, sekarang lanjut ke Kaesang yang baru-baru ini juga membuka bisnis kuliner. Bisnis kuliner ini dinamakan Pisang Nugget.

Sama seperti namanya, olahan pisang dibentuk menyerupai nugget. Kemudian pisang tersebut digoreng dan ditaburi topping yang berbeda-beda.

Topping yang tersedia beranekaragam. Anda bisa menyesuaikan jenis topping sesuai dengan selera. Bisnis Pisang Nugget resmi dibuka pada November 2017 silam. 

5. Katering “Chilli Pari”

Membuka bisnis kuliner sepertinya menjadi passion putra sulung Pak Jokowi. Pada 2010 silam, Gibran mulai memperkenalkan usaha kuliner di bidang katering yang diberi nama Katering Chilli Pari. Usaha katering ini berulang kali mengalami jatuh bangun. Namun, tidak lantas membuat Gibran putus asa.

Sampai sekarang, Chilli Pari sudah sangat dikenal masyarakat. Terlebih masyarakat yang tinggal di Solo. Katering ini pun sering kebanjiran pesanan, khususnya menjelang hari-hari besar.

Anak Presiden Saja Buka Usaha, Anda Kapan?

Ada banyak pelajaran yang bisa dipetik dari anak Pak Jokowi. Mereka tidak mengandalkan status orang tuanya dalam berkarier. Namun, berusaha sendiri untuk kehidupan pribadinya. Hal ini terlihat dari kelihaian anak Pak Jokowi dalam merintis berbagai usaha, baik yang bergerak di bidang kuliner maupun clothing.

Anda yang terlahir dari keluarga pebisnis atau memiliki passion di bidang usaha, jangan ragu untuk berkecimpung di dunia usaha, ya. Sama seperti yang telah dilakukan anak-anak Pak Jokowi. Anak presiden saja mau berbisnis, Anda kapan?

5 kunci sukses berbisnis di usia muda ala Kaesang Pangarep:


#Berani Memulai

Seorang yang berjiwa entrepreneur harus memiliki keberanian. Salah satunya adalah keberanian memulai berbisnis. Selain itu, seorang wirausaha juga wajib memiliki keberanian mengambil dan menghadapi risiko. Jika kita masih belum berani membuka bisnis sendiri, lakukan kerja sama dengan rekan atau saudara. Hal ini akan menambah keyakinan dan keberanian dalam berwirausaha.

#Mengelola Bisnis dari Proses Pembuatan Hingga Hasil

Untuk poin kedua ini, Kaesang mengatakan bahwa ia memegang sendiri resep dari Sang Pisang. Resep yang ia ambil dari resep rumahan yang kemudian dimodifikasi. Sebab, Kaesang menuturkan kembali bahwa, tantangan berbisnis saat ini adalah banyak munculnya kompetitor sejenis dan semuanya berpacu pada inovasi. Di satu sisi ini menjadi tantangan, tapi di sisi lain ini memacu Kaesang untuk selalu melakukan inovasi.

#Mencari Modal

Sebelumnya, untuk bisa membuka beberapa usahanya, Gibran Kaesang rajin mengumpulkan modal. Modal tersebut diperolehnya dari usaha sendiri, yakni dari Youtube. Kaesang mengatakan bahwa modal usaha bisnisnya bukan dari pemberian keluarga.

Seperti diketahui, Kaesang sudah sering membuat video untuk diunggah ke situs Youtube dan telah ditonton oleh ribuan hingga jutaan pengunjung. Dari penayangan video tersebut, Kaesang memperoleh penghasilan melalui iklan. Selain iklan, ia juga mendapat endorse produk. Penghasilan itu dikumpulkan untuk membuka bisnis usaha impiannya.

Cara yang ditempuh oleh Kaesang, memulai usaha dengan uang tabungan dan bukan dari pinjaman bank, merupakan salah satu cara meminimalisasi risiko bagi para pemula untuk memulai bisnis. Sebaiknya, jangan mempertaruhkan sesuatu yang belum pasti (dalam hal ini keuntungan) dengan sesuatu yang pasti dibayarkan (bunga dan angsuran).

#Optimis

Dalam berwirausaha, sikap optimis diperlukan untuk menumbuhkan semangat dan keberanian. Dengan memiliki sikap optimis yang tinggi, nantinya, kita akan mengeluarkan keputusan-keputusan positif saat menjalani bisnis. Perilaku optimis mampu mendorong hasil yang optimal terhadap usaha yang dijalani.

#Kerja Keras

Merintis dan memulai usaha tidaklah mudah. Banyak yang perlu dipersiapkan guna memajukan usaha yang dijalani. Oleh karena itu, semangat dan kerja keras dalam membangun usaha sangat dibutuhkan sebab bagaimana pun kesuksesan tidak akan tercapai tanpa usaha serta kerja keras.

Nah, Demikianlah artikel kami tentang “5 Tips Sukses Berbisnis Ala Gibran dan Kaesang Pangarep” semoga dengan artikel ini bisa menambah semangat kita sebagai anak muda bangsa Indonesia. Salam Sukses.

Source:


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kumpulan Contoh Soal UTS/PTS Penjas Kelas XI Semester 2 Kurikulum 2013 Beserta Jawaban

Arsyila id ***Kumpulan Contoh Soal UTS/PTS Penjas Kelas XI Semester 2 Kurikulum 2013 Beserta Jawaban yang admin publish ini, berisikan soal-soal penilaian tengah semester genap Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan kelas 11 mulai dari Bab 1 sampai Bab 2, dengan materi soal penjaskes tentang Menganalisis Keterampilan Gerak Permainan Bola Besar dan Bola Kecil sampai soal penjas orkes tentang atletik dan bela diri.

Ada 50 butir soal (30 PG + 20 essay) yang bisa anda pelajari sebagai referensi belajar menghadapi ujian tengah semester yang sebenarnya.

Berikut, soal PTS Penjas dan kunci jawaban untuk siswa SMA/MA/MAK/SMK/Sederajat...

1. Berat peluru pada olahraga tolak peluru kategori senior putri adalah.....kg
a. 3
b. 4
c. 5
d. 6
e. 7
Jawaban: b

2. Mengumpan bola basket kepada teman yang dilakukan dengan satu tangan dinamakan teknik....
a. chest pass
b. bounce pass
c. overhead pass
d. under pass
e. baseball pass
Jawaban: e.

3. Gerakan melompat mendekati ring untuk memasukkan bola …

Resep Bola Bola Pisang Coklat Lumer Goreng Crispy

Arsyila id *** Resep Bola Bola Pisang Coklat Lumer Goreng Crispy- Alterasi olahan pisang dengan resep bola bola pisang coklat lumer goreng crispy terbuat dengan cara membuat yang gampang serta simpel di rumah, dan dapat pula bagaikan inspirasi usaha buat jualan.

Resep bola pisang coklat yang digunakan kali ini merupakan pisang tanduk, sebaliknya buat tipe pisang yang lain wajib diatur lagi takaran pemakaian tepung terigu, sebab tingkatan kelembakan pisang yang berbeda- beda. Hendaknya jangan pakai pisang yang sangat lembek, sebab bakal banyak memakai terigu sehingga rasa pisangnya jadi kurang dominan.


Resep Bola Bola Pisang Coklat Lumer Goreng Crispy
Bahan Bola Pisang Coklat:

1 kilogram pisang tanduk( 5 buah)30 gr tepung terigu20 gr gula pasir20 gr susu bubuk1 sdt garam1 sachet vaniliSeperlunya selai coklatSeperlunya tepung roti ataupun tepung panir kasarLarutkan seperlunya tepung terigu dengan air buat bahan pencelup

Resep Bola Bola Pisang Coklat Lumer Goreng Crispy
Teknik Membuat Bola Bo…

Kumpulan Contoh Soal UTS/PTS Penjas Kelas XI Semester 2 Kurikulum 2013 Beserta Jawaban Part 2